Seledri atau tumbuhan dengan nama latin Apium graveolens ini memiliki aroma yang khas dan tekstur yang garing. Oleh karena itu, sayuran ini sering digunakan sebagai bahan pelengkap masakan, baik sebagai penyedap atau sekadar hiasan. Seledri pun banyak dikonsumsi mentah sebagai campuran salad hingga dijadikan bahan sup.

Selain itu, seledri juga dapat diolah menjadi jus. Jus seledri dianggap sebagai salah satu minuman yang baik untuk memelihara kesehatan ginjal.

Kandungan Nutrisi pada Daun Seledri

Dalam 1 porsi atau sekitar 100 gram seledri, terkandung setidaknya 14 kalori dan beragam nutrisi, seperti:

  • 1,5 gram serat
  • 2,5–3 gram karbohidrat
  • 0,7 gram protein
  • 80 miligram natrium
  • 260 miligram kalium
  • 1,3 gram gula
  • 40 miligram kalsium
  • 29–30 mikrogram vitamin K

Selain itu, daun seledri juga mengandung antioksidan flavonoid serta beragam vitamin dan mineral, termasuk zinc, tembaga, kolin, zat besi, magnesium, folat, vitamin A, vitamin B, vitamin C, dan vitamin K.

Fakta tentang Manfaat Daun Seledri untuk Ginjal

Berkat kandungan nutrisinya yang cukup beragam, seledri dianggap memiliki manfaat untuk menjaga kesehatan ginjal. Berikut ini adalah beberapa manfaat daun seledri untuk ginjal:

1. Mencegah pembentukan batu ginjal

Seledri merupakan salah satu jenis sayuran yang banyak mengandung kalium dan antioksidan. Zat tersebut diketahui dapat mencegah penumpukan atau pengendapan mineral di dalam ginjal, sehingga mengurangi risiko terbentuknya batu ginjal.

Selain itu, seledri juga banyak mengandung air. Berkat kandungan kalium dan air yang cukup tinggi, seledri bisa membuat tubuh lebih banyak membuang zat sisa dan racun melalui urine. Efek ini menjadikan seledri baik dikonsumsi untuk proses detoksifikasi sekaligus mencegah batu ginjal.

2. Mengurangi risiko gagal ginjal

Sel tubuh yang sering terpapar radikal bebas atau mengalami proses oksidasi cenderung menjadi lebih cepat rusak. Hal ini bisa menyebabkan gangguan fungsi atau bahkan kerusakan organ tertentu, termasuk ginjal. Jika terdapat kerusakan pada ginjal, risiko untuk terjadinya gagal ginjal akan lebih besar.

Untuk mencegah hal tersebut, cukupilah asupan antioksidan dengan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, yang salah satunya adalah seledri.

Menurut berbagai penelitian, antioksidan terbukti dapat menangkal atau mencegah kerusakan sel tubuh akibat radikal bebas. Efek ini menjadikan seledri yang kaya akan antioksidan bermanfaat untuk mencegah kerusakan ginjal. Selain itu, antioksidan juga diketahui dapat mengoptimalkan fungsi ginjal secara menyeluruh.

3. Mengontrol tekanan darah

Penyakit ginjal erat kaitannya dengan darah tinggi (hipertensi). Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol, lama-kelamaan dapat merusak pembuluh darah di seluruh tubuh. Kondisi ini bisa membuat berbagai organ tubuh menjadi rusak, termasuk ginjal.

Jika fungsi ginjal sudah terganggu atau rusak, berbagai fungsi ginjal seperti menyaring darah dari zat beracun, membantu produksi hormon, serta mengatur keseimbangan elektrolit dan garam di dalam tubuh pun akan terganggu.

Oleh karena itu, Anda perlu mengontrol tekanan darah tetap stabil guna memelihara kesehatan ginjal. Hal ini bisa dilakukan dengan beberapa cara, mulai dari menjalani pola makan sehat, membatasi asupan garam dan gula, banyak minum air putih, hingga rutin berolahraga.

Salah satu jenis makanan yang baik untuk mengontrol tekanan darah adalah seledri. Hal ini berkat kandungan kalium, antioksidan, dan zat phtalid pada seledri yang mampu menurunkan tekanan darah dan menjaganya tetap stabil.

Tips Membuat Jus Seledri

Untuk mendapatkan berbagai manfaat seledri untuk ginjal, Anda bisa mengolah seledri menjadi jus. Caranya, cuci terlebih dahulu 3-4 batang seledri, potong-potong, masukkan ke dalam blender, lalu tambahkan sedikit air.

Anda bisa menambahkan beberapa potong apel atau air perasan lemon untuk menambah rasa. Setelah diolah menjadi jus, Anda disarankan untuk segera mengonsumsinya.

Daun seledri memang memiliki manfaat bagi kesehatan. Namun, klaim manfaat daun seledri untuk ginjal hingga kini masih perlu diteliti lebih lanjut. Oleh karena itu, seledri belum terbukti dapat digunakan sebagai pengobatan penyakit ginjal.

Jika Anda memiliki penyakit ginjal atau gangguan kesehatan tertentu, sebaiknya Anda tetap berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum mencoba untuk mengonsumsi seledri sebagai metode pengobatan alternatif.

Sumber:Alodokter.com